Sabtu, 07 April 2012

Sistem Pemerintahan Adolf Hitler



Adolf Hitler

Masa kecil Hitler
Adolf Hitler dilahirkan di Gasthof zum Pommer, sebuah penginapan di Braunau am Inn, Austria, dekat Jerman pada 20 April 1889 sebagai anak keempat dari enam bersaudara. Ayah Adolf Hitler, Alois Hitler (1837–1903), merupakan seorang pegawai kantor bea cukai. Sedangkan ibunya, Klara Pölzl (1860–1907), adalah istri ketiga Alois. Keluarga Hitler berpindah-pindah dari Braunau am Inn ke Passau, Lambach, Leonding, dan Linz. Hitler kecil merupakan pelajar yang baik pada waktu bersekolah pada sekolah menengah pertama (junior high school). Namun pada kelas enam, tahun pertamanya di sekolah menengah atas (high school), ia gagal dan harus mengulang kelas. Hitler kelak menyatakan bahwa kegagalan itu disebabkan pemberontakan atas ayahnya, yang menginginkan Adolf Hitler mengikutinya berkarier sebagai pegawai bea cukai. Adolf Hitler berkeinginan menjadi seorang pelukis dibandingkan mengikuti jejak ayahnya. Setelah Alois meninggal pada 3 Januari 1903, tidak ada perkembangan berarti dalam pendidikannya di sekolah. Pada usia 16, ia keluar dari sekolah tanpa gelar apapun.

Awal masa dewasa
Dari tahun 1905, Hitler menjalani kehidupan Bohemian di Wina dengan dukungan dari ibunya . Ia ditolak dua kali oleh Akademi Seni Wina (1907–1908). Pada 21 Desember 1907, ibu Hitler meninggal karena kanker payudara pada usia 47 tahun. Diperintahkan oleh pengadilan Linz, Hitler memberikan bagiannya atas pensiun ayahnya (sebagai anak yatim) kepada saudara perempuannya Paula. Ketika dia berumur 21, ia memperoleh warisan dari seorang bibinya. Hitler berjuang sebagai pelukis di Wina, menyalin gambar dari kartu pos dan menjual lukisannya pada turis. Setelah ditolak untuk kedua kalinya pada sekolah seni, Hitler kehabisan uang. Pada 1909, ia hidup di penampungan untuk tunawisma. Hitler menerima bagian terakhir dari kekayaan ayahnya pada bulan Mei 1913 dan pindah ke Munich. Kepindahan Hitler ke Munich juga membantunya menghindar dari wajib militer di Austria tetapi tentara Austria akhirnya berhasil menangkapnya. Setelah pemeriksaan fisik, Hitler dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menjalani wajib militer dan diizinkan kembali ke Munich. Tetapi, ketika Jerman memasuki kancah Perang Dunia I pada Agustus 1914, Hitler mengajukan petisi kepada Raja Ludwig III Bavaria untuk mengizinkannya bertugas dalam resimen Bavaria. Petisi ini dikabulkan, dan Adolf Hitler tercatat dalam ketentaraan Bavaria.

Perang Dunia 1
Hitler bertugas di Perancis dan Belgia dalam Resimen Cadangan Ke-16 Bavaria, mengakhiri perang sebagai Gefreiter (setara dengan prajurit kepala dalam ketentaraan Inggris dan Amerika pada waktu itu). Ia terlibat dalam sejumlah pertempuran besar di Front Barat, termasuk Pertempuran Ypres, Pertempuran Somme dan Pertempuran Passchendaele. Pertempuran Ypres (Oktober 1914), yang dikenal di Jerman sebagai Kindermord bei Ypern (Pembantaian atas Orang Tak Bersalah), mengorbankan sekitar 40.000 orang (antara sepertiga hingga setengah) dari sembilan infantri yang ada terbunuh dalam dua puluh hari, dan kompi Hitler sendiri berkurang dari 250 menjadi 42 orang pada Desember. Hitler dua kali memperoleh bintang jasa atas keberaniannya. Ia menerima bintang jasa Iron Cross, Kelas Kedua pada 1914 dan bintang jasa Iron Cross, Kelas Pertama pada 1918, sebuah kehormatan yang jarang diterima oleh seorang Gefreiter. Namun karena staf resimen berpikir Hitler kurang memiliki kecakapan memimpin, ia tidak pernah dipromosikan menjadi Unteroffizier (setara kopral Inggris). Sejarawan yang lain mengatakan ia tidak dipromosikan karena ia tidak berkewarganegaraan Jerman. Pada 15 Oktober 1918, Hitler dikirim ke rumah sakit lapangan, karena mengalami kebutaan sementara akibat serangan gas mustard.

Nazi
Hitler kemudian berkecimpung secara langsung dalam politik dan menjadi pengurus Partai Buruh Jerman (bahasa Jerman: Deutsche Arbeiterpartei/DAP) pada bulan Juli 1921. Hitler menggunakan kebolehan berpidatonya untuk menjadi ketua partai. Dia kemudian menukar nama DAP menjadi Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (NSDAP) atau partai Nazi.
Pada tahun 1929 NSDAP menjadi pemenang mayoritas dalam pemilihan umum di kota Coburg, dan kemudian memenangi pemilu daerah Thüringen. Presiden Jerman masa itu, Paul von Hindenburg akhirnya melantik Hitler sebagai Kanselir.

Masa pemerintahan
Der Führer
Pada masa pemerintahannya sebelum Perang Dunia II. Hitler memerintah dengan menetapkan pemerataan ekonomi, meningkatkan lapangan pekerjaan dan sarana sarana umum serta proyek-proyek umum. Salah satu sumbangannya dalam dunia otomotif adalah usulannya untuk membuat kendaraan murah yang dijangkau oleh rakyat Jerman yang akhirnya diwujudkan dalam bentuk mobil Volkswagen (VW).
Pada Juni 1934, di malam yang dikenali sebagai Malam Pisau Panjang (bahasa Jerman: Nacht der langen Messer) Hitler membunuh semua penentangnya dalam partai Nazi yakni Roehm dan para pemimpin SA (Sturm Abteilungen). Hitler juga menyalahkan komunisme dan Yahudi atas situasi ekonomi yang buruk dan berhasil meraih dukungan militer dengan melaksanakan politik pembangunan peralatan militer Jerman. Hitler menyalahkan, menyerang, dan membunuh orang komunis dan Yahudi karena Hitler memiliki dendam pribadi pada orang - orang komunis dan Yahudi, dendam yang menghantui selama masa hidupnya.

Perang Dunia II dan Kejatuhan
Hitler dan Mussolini, dua orang pemimpin blok Axis Perang Dunia II.Pada September 1939, Hitler menyerang Polandia dengan serangan taktik blitzkrieg (serangan darat, udara secara kilat) mencapai kejayaan yang mengejutkan musuh dan jenderalnya sendiri. Serangan terhadap Polandia menyebabkan musuh-musuhnya Inggris dan Perancis menyatakan perang terhadap Jerman, dengan itu dimulailah Perang Dunia II.
Pada masa Perang Dunia II, pihak Inggris dipimpin oleh Sir Winston Churchill yang menggantikan Arthur Neville Chamberlain yang jatuh akibat skandal serbuan Nazi ke Polandia 1939, Perancis yang dipimpin oleh Jendral Gamelin yang saat itu ditunjuk sebagai komando tertinggi sekutu gagal menahan serangan kilat Jerman ke Belgia dan Perancis, Perancis akhirnya dipimpin oleh Jenderal Charles de Gaulle yang memimpin pasukan perlawanan Perancis pada masa Pemerintahan Vichy, serta bantuan Amerika Serikat yang dipimpin Jendral Eisenhower sebagai panglima mandala di Eropa meskipun sebelumnya Amerika Serikat enggan terlibat pada perang yang sebelumnya dianggap sebagai perang Eropa itu.
Setelah lama berperang dan setelah mengalami kekalahan di setiap medan pertempuran, Hitler menyadari bahwa kekalahan sudah tidak dapat dielakkan. Awal kekalahan Hitler adalah saat menggempur Kota Kursk Uni Soviet dengan Operasi Citadel, kekuatan Jerman terdiri dari 800.000 infanteri, 2.700 tank lapis baja, 2.000 pesawat tempur dan dipimpin oleh Jenderal Erich Von Manstein dan Jenderal Walther Models sedangkan kekuatan Uni Soviet terdiri dari 1.300.000 infanteri, 3.600 tank, dan 2.400 pesawat tempur. Rencana serangan ini telah diketahui secara detail oleh intelejen Uni Soviet yang berada di Switzerland. Stalin pun langsung memerintahkan tentaranya untuk membangun pertahanan kuat di kawasan Kursk. Di pertempuran inilah banyak sekali tank - tank andalan Jerman dan Uni Soviet hancur, diantaranya Tank Tiger, Panther, Elefant (Jerman) dan Tank T-34, SU -152, dan KV -1. Jerman mengalami pukulan mematikan di Stalingrad serta Serangan pukulan sekutu di Normandia dan gagal dalam Ardennes Offensive, yaitu serangan balasan yang dilakukan tentara Jerman atau Wehrmacht dan beberapa divisi panzer yang masih tersisa dipimpin Jenderal Mantauffel pada saat musim salju untuk merebut kembali Kota Antwerp di Belgia. Serangan ini berlangsung secara terseok - seok dan berakhir gagal karena kurangnya pasokan logistik dan bahan bakar untuk Panzer dari Jerman sehingga banyak panzer yang masih "Fresh from the Oven" seperti tank Tiger dan Panther teronggok di pinggir jalan karena kehabisan solar.
Hitler yang menyadari kejatuhannya sudah dekat kemudian mengawini wanita simpanannya Eva Braun, kemudian bunuh diri bersama-sama pada 30 April 1945. Jasadnya dibakar agar tidak jatuh ke tangan musuh,dan setelah kematian Hitler beberapa hari kemudian akhirnya Jerman menyerah terhadap pihak rusia dan sekutu. Setelah Perang Dunia 2 berakhir, Jerman dibagi menjadi 2 wilayah, yaitu Jerman Barat yang berada pada kekuasaan sekutu dan Jerman Timur yang berada pada kekuasan Uni Soviet. Hal ini terjadi akibat Perang Dingin. Tetapi pada akhir abad ke-20 kedua wilayah Jerman yang terpisah ini akhirnya bersatu kembali, setelah runtuhnya dan dihancurkannya Tembok Berlin.

Jabatan politik
Referensi 
Gregory Paul Wegner, Anti-semitism and Schooling Under the Third Reich, Routledge, 2002 ISBN 0-8153-3943-7 ISBN 978-0-8153-3943-4

 http://id.wikipedia.org/wiki/Adolf_Hitler

Senin, 26 Maret 2012

perilaku keorganisasian-konflik di dalam organisasi

Konflik di dalam organisasi sekolah

Manajemen konflik merupakan serangkaian aksi dan reaksi antara pelaku maupun pihak luar dalam suatu konflik. Manajemen konflik termasuk pada suatu pendekatan yang berorientasi pada proses yang mengarahkan pada bentuk komunikasi (termasuk tingkah laku) dari pelaku maupun pihak luar dan bagaimana mereka mempengaruhi kepentingan (interests) dan interpretasi. Bagi pihak luar (di luaryang berkonflik) sebagai pihak ketiga, yang diperlukannya adalah informasi yang akurat tentang situasi konflik. Hal ini karena komunikasi efektif di antara pelaku dapat terjadi jika ada kepercayaan terhadap pihak ketiga.
 
Saya memiliki pengalaman tentang konflik yang terjadi didalam organisasi yang pernah saya ikuti. Saya pernah mengikuti organis teater di SMA Negeri 30 Jakarta, sewaktu saya masih menjadi murid di sekolah tersebut. Kebetulan pada saat itu saya menjabat sebagai ketua teater di organisasi tersebut. Di dalam organisasi seringkali terdapat pendapat - pendapat yang berbeda atau konflik diantara anggota, misalnya saja saat akan diadakan pementasan, seluruh anggota organisasi berkumpul untuk mengeluarkan pemikiran atau pendapat mereka tentang tema apa yang akan kita pentaskan nanti. Dalam rapat tersebut terdapat beberapa pemikiran atau ide yang berbeda.  Si A berpendapat bahwa tema teater itu lebih baik mementaskan drama karna alur ceritanya jelas. Sedangkan si B berpendapat kalau tema drama yg diambil itu sudah biasa dan penonton juga tidak akan terlalu menyimak pementasan itu karna alur cerita yang membosankan, apalagi pementasan itu diadakan disekolah. Biasanya murid-murid itu malas untuk mendengarkan drama. Menurut si B lebih baik mengambil tema pantomim karna tema itu jarang dipentaskan didalam sebuah teater sekolah. Selanjutnya, si A memberi masukan lagi kepada si B dan teman-teman yang lain kalau pantomim itu alurnya kurang jelas, penonton belum tau apa maksud cerita dari pantomim tersebut sehingga membingungkan penonton. Maka terjadilah debat atau konflik antara si A dan si B. Dan saya selaku sebagai ketua berusaha untuk menemukan jalan keluar dari konflik tersebut dengan cara memvoting pendapat anggota-anggota yang lain untuk lebih memilih drama atau pantomim. Setelah melakukan voting, hasilnya saya menemukan hasilnya. Dari 20 orang anggota yang hadir, 13 orang memilih pantomim dan 7 orang memilih drama. Karna lebih banyak yang memilih pantomim daripada drama, maka saya memutuskan untuk mengambil tema pantomim. Saya juga menanyakan kepada si A, apakah dia dapat menerima hasil dari rapat tersebut kalau tema yang diambil untuk pememtasan adalah pantomim? Lalu si A dengan bijaksana menjawab kalau dia menerima keputusan rapat dengan berbagai pertimbangan dan alasan-alasan yang logis. Akhirnya diputuskan bahwa tema yang diambil adalah pantomim. 
 
Dengan adanya konflik maka organisasi bisa lebih berwarna dan bisa lebih menarik. Konflik sebenernya membuat kita semakin dewasa dalam mengahadapi perbedaan antara satu dengan yang lainnya, dan mengajarkan kita untuk bisa saling mengahargai apabila konflik tersebut telah terselesaikan.  

Minggu, 18 Maret 2012

Tugas Perilaku Keorganisasian

ORGANISASI

Organisasi  adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Ciri - ciri keorganisasian : 
a. Terdiri atas banyak orang
b. Ada tujuannya
c. Ada Interaksinya
d. Ada batasannya

Contoh dari keorganisasian, misalnya :
Di Indonesia banyak sekali bentuk - bentuk dari keorganisasian seperti organisasi politik, organisasi sosial, organisasi olahraga, organisasi mahasiswa, organisasi sekolah, dan organisasi negara.
Pada pembahasan kali ini, saya ingin memuat contoh dalam organisasi sekolah, sesuai dari pengalaman saya saat masih SMA dulu. Pada setiap sekolah pasti ada organisasi sekolah nya masing - masing yaitu Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Di dalam OSIS itu terdiri dari beberapa jabatan-jabatan. Dan saya sendiri kebetulan berjabat sebagai sekretaris bidang teater (Sekbid Teater) di SMA Negeri 30 jakarta pada periode 2008-2009. Di Ekstra kurikuler (Ekskul) teater tersebut saya juga kebetulan menjabat sebagai ketua pada periode 2008-2009. Pada organisasi teater juga terdiri dari beberapa jabatan, Pembina (pengajar), ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara dan anggota. Pembina bertugas untuk mengajar di ekskul teater dan juga untuk mengawasi anak-anak didiknya agar berjalannya kegiatan ekskul teater tersebut dengan sebaik mungkin, biasanya pembina teater tersebut adalah guru dibidang kesenian ataupun alumni dari teater sekolah tersebut. Sedangkan ketua teater bertugas untuk memimpin dan mengorganisir anggota-anggotanya (teman-temannya) agar kegiatan ekskul teater disekolah bisa berjalan sesuai rencana dan berjalan dengan baik, ketua juga bertanggung jawab kepada pembina atas kegiatan ekskul yang sedang berlangsung disekolah. Wakil ketua bertugas membantu ketua dalam melaksanakan kegiatan ekskul teater tersebut dan bertanggung jawab kepada pembina dan ketua. Sekretaris bertugas mengatur jadwal latihan ekskul teater dan membuat laporan kegiatan ekskul teater setiap pertemuan, sekretaris juga bertanggung jawab kepada ketua dan pembina Bendahara bertugas mengatur keuangan di dalam ekskul teater tersebut, bendahara bertugas menyimapan dan mengatur pemasukan dan pengeluaran setiap minggunya atau setiap kali pertemuan dan bertanggung jawab melaporkan ke pembina, ketua dan seluruh anggota.
Pada waktu periode saya menjabat sebagai ketua, anggota ekskul teater berjumlah sekitar 60 orang, terdiri dari kelas 1 sampai kelas 3. Tapi terkadang yang aktif datang setiap minggunya untuk latihan hanya setengahnya, mereka biasa hadir semua pada saat ada latihan untuk pementasan sekolah atau lomba di luar saja. Karena anak-anak kelas 3 tidak terlalu diwajibkan untuk ikut ekskul karena mereka harus lebih konsen ke Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.
Tujuan diadakannya organisasi atau ekskul teater di sekolah saya adalah untuk mengembangkan lagi bakat-bakat para siswa dan siswi di bidang seni terutama pada teater dan puisi. Membuat kegiatan-kegiatan positif disekolah, mengajarkan siswa untuk bisa berorganisasi dan bersosialisasi dengan masyarakat baik dari dalam lingkungan sekolah ataupun dari luar lingkungan sekolah.
Didalam ekskul teater ini juga terjalin interaksi antara satu dengan yang lainnya. Saling berkomunikasi dengan baik. misalnya saja interaksi antara pembina kepada para anak-anak muridnya saat latihan, ketua kepada pada seluruh pengurus dan anggotanya saat sedang rapat atau diskusi.
Didalam organisasi atau ekskul teater ini juga terdapat batasan-batasannya. Dimana tugas dan tanggung jawab pada setiap pengurus dan anggotanya berbeda beda, kegiatan-kegiatan yang dilakukan juga memiliki batasannya, kegiatan dibatasi dari sekolah, kegiatan yang dilakukan harus berdasarkan izin dari sekolah, karena masih berada dalam pengawasan sekolah. Organisasi atau ekskul teater tersebut bebas berkarya asal positif dan tidak mengganggu kegiatan belajar disekolah.

PERILAKU INDIVIDU

adalah suatu fungsi antar interaksi dengan sesama anggotanya

Dasar - dasar peilaku individu
a. karakteristik biografis (umur, jenis kelamin)
b. kemampuan
  • kemampuan intelektual. merupakan kemampuan yang diperlukan untuk mengerjakan kegiatan mental. misalnya : berpikir,menganalisis, memahami. yang mana dapat diukur dalam berbrntuk tes (tes IQ). Dan setiap orang punya kemampuan yang berbeda.
  • kemampuan fisik. merupakan kemampuan yang diperlukan untuk melakukan tugas yang menuntut stamina, kecekatan dan kekuatan.
c. kepribadian (sifat seseorang yang konstan)
merupakan cara individu bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain. kepribadian terbentuk dari faktor keturunan, juga lingkungan (budaya, norma keluarga dan pengaruh lainnya), dan juga situasi.

ciri dari kepribadian adalah :
merupakan karakteristik yang bertahan, yang membedakan perilaku seorang individu, seperti sifat malu, agresif, mengalah, malas, ambisius, setia.

d.
proses belajar (pembelajaran/belajar dari pengalaman)
adalah bagaimana kita dapat menjelaskan dan meramalkan perilaku, dan pahami bagaimana orang belajar.
belajar adalah : setiap perubahan yang relatif permanen dari perilaku yang terjadi sebagai hasil pengalaman.

 INTERPERSONAL
adalah kegiatan antara satu sama lain dari hati ke hati atau secara kekeluargaan
   
Nama : Gita Rachmawati
NPM  : 13210024
Kelas  : 2EA17

Kamis, 08 Maret 2012

PENGARUH KENAIKAN HARGA BBM TAHUN 2012 PADA OPERASIONAL ANGKUTAN UMUM

PENGARUH KENAIKAN HARGA BBM PADA OPERASIONAL ANGKUTAN UMUM

Oleh :

Gita Rachmawati
13210024
2EA17



BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Kebijakan pemerintah siap menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada April 2012, hal ini dipastikan akan menuai pro-kontra di masyarakat. Pasalnya, kenaikan BBM ini membawa dampak beruntun pada kenaikan harga sembako dan biaya transportasi. Namun suka tidak suka, faktor dominan penyebabnya adalah kenaikan harga minyak mentah dunia yang berpengaruh pada asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada APBN 2012. Ini karena perkembangan perekonomian global penuh dengan ketidakpastian. Salah satunya krisis ekonomi Eropa yang belum dapat diatasi hingga gejolak politik di sejumlah negara Timur Tengah yang terus memanas. Semua ini pada akhirnya memunculkan sentimen negatif. Kenaikan harga BBM ini akan berdampak juga pada naiknya tarif ongkos angkutan sebesar 40 persen sampai 60 persen. Apabila kenaikan BBM terjadi, maka hal ini akan semakin memberatkan para pengusaha angkutan umum dan juga pengguna angkutan umum tersebut.

1.2 Pembatasan Masalah
Ruang lingkup pembahasan pada makalah ini adalah tentang “pengaruh kenaikan harga bbm pada operasional angkutan umum”

1.3 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang batasan masalah di atas, rumusan permasalahan ini adalah sebagai berikut :
a. Apa saja dampak dari kenaikan harga BBM pada operasional angkutan umum?
b. Bagaimana pendapat para pengusaha angkutan umum terhadap kenaikan harga BBM?
c. Apa solusi pemerintah dalam mengatasi kenaikan harga BBM pada angkutan umum?

1.4 Tujuan Penulisan
Membahas pengaruh kenaikan harga BBM pada kegiatan operasional angkutan umum dan solusi yang akan diberikan dari pemerintah terhadap para penguha angkutan umum


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Dampak dari Kenaikan Harga BBM pada Operasional Angkutan Umum
Jika BBM dipastikan naik, pengusaha angkutan umum pasti akan menaikan biaya angkot sekitar 30 sampai 40 persen, dari harga sebelumnya. Sebab, kalau tidak akan mematikan usaha mereka. Kenaikan tarif angkot antara 30 sampai 40 persen diseimbangkan dengan naiknya harga BBM. Meski untuk kepastiannya, pihak pengusaha angkutan umum harus menunggu kepastian dari pemerintah. Organda tidak bisa menekan harga tarif angkot, meski pemerintah dan masyarakat menolaknya. Sebab, jika kenaikan BBM ditetapkan, secara signifikan berpengaruh kepada moda transportasi angkutan umum, baik operarional dan biaya perawatan. Faktor kenaikan BBM ini akan ikut berimbas pada kenaikan harga barang lainnya. Seperti, harga onderdil angkot akan melambung. Atas asas rasional inilah, ada keinginan dari pengusaha angkutan untuk menaikan tarif angkot, jika nanti BBM naik. Adapun kenaikan BBM nantinya akan sangat berdampak kepada penurunan penumpang dan pendapatan sopir angkot, jika tarif angkot naik. Sebab, penumpang lebih memilih membeli kendaraan roda dua ketimbang mengunakan angkot yang tarifnya dinaikan.

2.2 Pendapat Para Pengusaha Angkutan Umum Terhadap Kenaikan Harga BBM
Ketua Organda mengatakan, kenaikan harga BBM merupakan kebijakan yang tidak bijaksana dan ‘membunuh’ operasional angkutan umum. Selain itu, jika pemerintah pusat tetap memaksakan kenaikan BBM, maka pengusaha angkutan umum mengancam akan melakukan mogok besar-besaran. Apalagi, kenaikan harga BBM ini akan berdampak pada naiknya tarif ongkos angkutan sebesar 40 persen sampai 60 persen. Jika pemerintah memikirkan angkutan umum, seharusnya pemerintah berupaya mengalihkan ketersediaan bahan bakar beralih ke gas. Jika langkah itu yang dilakukan, pihak pengusaha angkutan umum mengaku siap walaupun harga BBM dinaikkan. Pemerintah seharusnya tetap memberikan subisidi bagi angkutan umum. Kalau BBM naik, lebih baik pengusaha dan sopir angkutan umum istirahat saja, konsentrasi memperbaiki kendaraan di bengkel daripada beroperasi.

2.3 Solusi Pemerintah dalam Mengatasi Kenaikan Harga BBM pada Angkutan Umum
Pemerintah meredam tuntutan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) yang akan menaikkan tarif angkutan umum sekitar 30-35 persen jika harga bahan bakar minyak (BBM) naik 1 April nanti. Salah satunya dengan mengembalikan (reimburstment) pajak kendaraan bermotor (PKB) angkutan umum. Mangindaan mengaku berusaha memberikan insentif berupa kredit nol persen untuk peremajaan armada serta penurunan bea masuk (BM) suku cadang untuk kendaraan angkutan umum. Kegiatan peremajaan kendaraan dalam satu armada bus. Nantinya, bisa berikan PSO (Public Service Obligation) kredit tanpa bunga, atau bisa keringanan bea masuk impor sparepart angkutan umum. Kalau bisa bea masuknya nol rupiah. Pemerintah akan membantu meringankan beban para pengusaha angkutan umum atas dampak kenaikan harga BBM melalui beberapa skema. Yang sudah disetujui dari rapat lalu adalah Pajak Kendaraan Bermotor untuk Angkutan Umum tahun ini akan dikembalikan (reimbursement) kepada pengusaha angkutan umum. Dengan skema itu, Pajak Kendaraan Bermotor Angkutan Umum yang telah dibayarkan sebelum April 2012, akan dikembalikan ke rekening pengusaha. Atas rencana pemerintah tersebut, dia meminta kepada seluruh Dinas Provinsi seluruh Indonesia untuk mempersiapkan data kendaraan umum di masing-masing wilayahnya dengan jelas, melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten atau Kota. Di samping rencana pengembalian Pajak Kendaraan Bermotor Angkutan Umum kepada pengusaha angkutan umum, disampaikan pada pertemuan tersebut rencana Pemerintah untuk melakukan konversi bahan bakar ke gas (Gasifikasi). Dalam program ini, Pemerintah akan menyediakan sekitar 300 ribu converter kit untuk mengganti bahan bakar bensin menjadi gas angkutan umum. "Itu (converter kit) nantinya akan digratiskan untuk angkutan umum.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Setelah mengetahui latar belakang tentang Pengaruh Kenaikan Harga BBM pada Operasional Angkutan Umum, maka dapat disimpulkan bahwa timbul pro dan kontra di antara masyarakat. Terutama para pengusaha angkutan umum merasa keberatan apabila kenaikan harga BBM tidak bersubsidi untuk angkutan umum ataupun bila pemerintah tidak memberikan solusi yang lebih baik untuk para pengusaha angkutan umum maupun supir dan penumpang.

3.2 Saran
Sebaiknya pemerintah lebih mengkaji lebih dalam tentang kenaikan harga BBM terutama untuk masalah angkutan umum, karena apabila harga BBM naik secara umum, maka tarif ongkos angkutan umum juga akan naik dan para penumpang pasti lebih memilih kendaraan pribadi disbanding ongkos angkutan umum yang semakin tinggi. Menaikkan harga seharusnya alternatif terakhir dari sekian banyak alternatif.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.jpnn.com/read/2012/03/08/119918/Pajak-Angkutan-Umum-Dikembalikan-
http://www.tribunnews.com/2012/03/08/pete-pete-terancam-tak-beroperasi
http://www.hariansumutpos.com/2012/03/27876/bbm-naik-angkutan-mogok.htm
http://tangerangnews.com/baca/2012/03/01/6573/kenaikan-bbm-bikin-organda-gusar
http://www.neraca.co.id/2012/03/06/opsi-realistis-harga-bbm-dinaikkan/

Rabu, 09 November 2011

peranan koperasi dalam perekonomian Indonesia

Nama : Gita Rachmawati
Npm : 13210024
kelas : 2ea17

Peranan Koperasi dalam Perekonomian Indonesia

Pelaku ekonomi adalah orang atau badan yang melakukan kegiatan ekonomi.
Pelaku ekonomi terdiri atas rumah tangga keluarga, perusahaan, negara, masyarakat luar negeri, dan koperasi.
Rumah tangga keluarga melakukan kegiatan ekonomi berupa kegiatan produksi yaitu menyediakan faktor-faktor produksi dan kegiatan konsumsi yaitu mengonsumsi barang dan jasa yang dibutuhkan rumah tangga keluarga.
Perusahaan sebagai pelaku ekonomi berperan dalam kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi.
- Pelaku produksi: menghasilkan barang produksi.
- Pelaku konsumsi: mengonsumsi bahan baku, bahan penolong, tenaga kerja, mesin, dan sebagainya.
- Pelaku distribusi: menyalurkan barang-barang hasil produksi.

Pemerintah sebagai pelaku ekonomi melakukan kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi.
- Pelaku konsumsi : mengonsumsi barang-barang yang dibutuhkan oleh pemerintah.
- Pelaku produksi : menghasilkan barang-barang jasa melalui perusahaanperusahaan negara.
- Pelaku distribusi : menyalurkan hasil pembangunan kepada masyarakat.
Masyarakat sebagai pelaku ekonomi maksudnya masyarakat luar negeri. Peran masyarakat luar negeri tampak dalam kegiatan ekonomi yaitu konsumsi dan produksi.
Koperasi sebagai pelaku ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memajukan kesejahteraan anggota. Bidang usaha koperasi antara lain kegiatan konsumsi, produksi, pemasaran, kredit (simpan pinjam), dan jasa.


Sumber :
http://www.g-excess.com/4096/pengertian-dan-peran-koperasi-dalam-ekonomi/

Jumat, 30 September 2011

EKONOMI KOPERASI

Kali ini, saya akan memposting tugas softskill saya dalam mata kuliah Ekonomi Koperasi..

Nama : Gita Rachmawati

NPM : 13210024

Kelas : 2EA17


EKONOMI KOPERASI

A. DEFINISI KOPERASI
Koperasi adalah merupakan singkatan dari kata ko / co dan operasi / operation. Koperasi adalah suatu kumpulan orang-orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama. Berdasarkan undang-undang nomor 12 tahun 1967, koperasi indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya.
Berdasarkan pengertian tersebut, yang dapat menjadi anggota koperasi yaitu:
• Perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi;
• Badan hukum koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas.
Beberapa definisi koperasi yang pada dasarnya bermakna kerja sama adalah sebagai berikut:
Definisi ILO
Definisi koperasi yang detail dan berdampak internasional diberikan ILO (International Labour Organization) sebagai berikut:
Cooperative defined as an association of persons usually of limited means, who have voluntarily joined together to achieve a common economic end through the formation of a democratically controlled business organization, making equitable contribution to the capital required and accepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking.
Dalam definisi ILO tersebut, terdapat 6 elemen yang dikandung koperasi sebagai berikut:
• Koperasi adalah perkumpulan orang-orang (association of persons)
• Penggabungan orang-orang tersebut berdasar kesukarelaan (voluntarily joined together)
• Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai (to achieve a common economic end)
• Koperasi yang dibentuk adalah suatu organisasi bisnis (badan usaha) yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis (formation of a democratically controlled business organization)
• Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan (making equitable contribution to the capital required)
• Anggota koperasi menerima risiko dan manfaat secara seimbang (accepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking)
Definisi Chaniago
Arifinal Chaniago (1984) mendefinisikan koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.
Definisi Dooren
P.J.V Dooren mengatakan bahwa, tidak ada satu pun definisi koperasi yang diterima secara umum (Nasution, M. dan M. Taufiq, 1992). Kendati demikian, Dooren masih tetap memberikan definisi koperasi sebagai berikut:
There is no single definiton (for cooperative) which is generally accepted, but the common principle is that cooperative union is an associaton of member, either personal or corporate, which have voluntarily come together in pursuit of a common economic objective.
Di sini, Dooren sudah memperluas pengertian koperasi, di mana koperasi tidaklah hanya kumpulan orang-orang, akan tetapi dapat juga merupakan kumpulan dari badan-badan hukum (corporate).
Definisi Hatta
Definisi tersebut sebelumnya agak berbeda dengan apa yang dikemukakan Moh. Hatta. Bapak Koperasi Indonesia ini mendefinisikan koperasi lebih sederhana tapi jelas, padat, dan ada satu visi dan misi yang dikandung koperasi. Beliau mengatakan:
“Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong-menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan ’seorang buat semua dan semua buat seorang’.”
Definisi Munkner
Munkner mendefinisikan koperasi sebagai organisasi tolong-menolong yang menjalankan “urusniaga” secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong-menolong. Aktivitas dalam urusniaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan sosial yang dikandung gotong-royong.

Definisi UU No. 25/1992
Definisi koperasi Indonesia menurut UU No. 25/1992 tentang Perkoperasian adalah sebagai berikut: Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.
Berdasarkan batasan koperasi ini, koperasi Indonesia mengandung 5 unsur sebagai berikut:
• Koperasi adalah badan usaha (business enterprise)
Sebagai badan usaha, maka koperasi harus memperoleh laba. Laba merupakan elemen kunci dalam suatu sistem usaha bisnis, di mana sistem itu akan gagal bekerja tanpa memperoleh laba.
• Koperasi adalah kumpulan orang-orang dan atau badan-badan hukum koperasi
Ini berarti bahwa, koperasi Indonesia bukan kumpulan modal. Dalam hai ini, UU No. 25 tahun 1992 memberikan jumlah minimal orang-orang (anggota) yang ingin membentuk organisasi koperasi (minimal 20 orang), untuk koperasi primer dan 3 badan hukum koperasi untuk koperasi sekunder. Syarat lain yang harus dipenuhi ialah bahwa anggota-anggota tersebut mempunyai kepentingan ekonomi yang sama.
• Koperasi Indonesia adalah koperasi yang bekerja berdasarkan “prinsip-prinsip koperasi”
Prinsip koperasi pada dasarnya merupakan jati diri koperasi.
• Koperasi Indonesia adalah “gerakan ekonomi rakyat”
Koperasi Indonesia merupakan bagian dari sistem perekonomian nasional. Kegiatan usaha koperasi tidak semata-mata hanya ditujukan kepada anggota, tetapi juga kepada masyarakat umum.
• Koperasi Indonesia “berazaskan kekeluargaan”
Dengan azas ini, keputusan yang berkaitan dengan usaha dan organisasi dilandasi dengan jiwa kekeluargaan. Segala keputusan yang diambil seyogyanya berdasarkan musyawarah dan mufakat. Inti dari azas kekeluargaan yang dimaksud adalah adanya rasa keadilan dan cinta kasih dalam setiap aktivitas yang berkaitan dengan kehidupan berkoperasi.

B. JENIS-JENIS KOPERASI
Koperasi secara umum dapat dikelompokkan menjadi koperasi konsumen,koperasi produsen,dan koperasi kredit usaha (jasa keuangan). Koperasi dapt pula dikelompokkan berdasarkan jenis usahanya, yaitu sebagai berikut:
a. Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang melayani kegiatan peminjaman dan penyimpanan uang para anggotanya.
b. Koperasi konsumsi adalah koperasi yang usahanya memenuhi kebutuhan sehari-hari anggota koperasi.
c.Koperasi produksi adalah koperasi yang anggotanya menghasilkan produk dan kemudian dijual atau dipasarkan melalui koperasi.
Berdasarkan keanggotaanyan, koperasi dapat dibedakan menjadi berikut:
a. Koperasi Unit Desa (KUD) adalah koperasi yang beranggotakan masyarakat pedesaan dan melayani kebutuhannya, terutama kebutuhan dibidang pertanian.
b. Koperasi Pasar adalah koperasi yang beranggotakan pedagang pasar.
c. Koperasi Sekolah adalah koperasi yang beranggotakan siswa-siswa sekolah, karyawan sekolah dan guru.
d. Koperasi pegawai Negeri adalah koperasi yang beranggotakan pegawai negeri.

C. HAL YANG MENDASARI KOPERASI DIDIRIKAN

• Koperasi sebagai suatu sistem ekonomi, mempunyai kedudukan (politik) yang cukup kuat karena memiliki cantolan konstitusional, yaitu berpegang pada Pasal 33 UUD 1945, khususnya Ayat 1 yang menyebutkan bahwa : Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
• Dalam Penjelasan UUD 1945 itu dikatakan bahwa bangun usaha yang paling cocok dengan asas kekeluargaan itu adalah Koperasi. Tafsiran itu sering pula dikemukakan oleh Mohammad Hatta, yang sering disebut sebagai perumus pasal tersebut. Pada Penjelasan konstitusi tersebut juga dikatakan, bahwa sistem ekonomi Indonesia didasarkan pada asas Demokrasi Ekonomi, di mana produksi dilakukan oleh semua dan untuk semua yang wujudnya dapat ditafsirkan sebagai Koperasi.
• Koperasi diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1896 oleh Raden Aria Wiriatmadja tepatnya di Purwokerto, Jawa Tengah. Awalnya Raden Aria Wiriatmadja mendirikan koperasi kredit dengan tujuan membantu rakyatnya yang terjerat hutang dengan para rentenir. Koperasi dalam perkembangannya mengalami pasang surut.

Gerakan koperasi digagas oleh Robert Owen (1771-1858), yang menerapkannya pertama kali pada usaha pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia. Gerakan koperasi ini dikembangkan lebih lanjut oleh William King (1786-1865) dengan mendirikan toko koperasi di Brighton, Inggris. Pada 1 mei 1828, King menerbitkan publikasi bulanan yang bernama The Cooperator yang berisi berbagai gagasan dan saran-saran praktis tentang mengelola toko dengan prinsip koperasi.
1. Gerakan Koperasi di Indonesia
Koperasi dikenalkan di Indonesia oleh R.Aria Wiriatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun 1896. Pada tanggal 12 juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan konggres koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Tanggal dilaksanakannya konggres ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.

2. Lambang Koperasi Indonesia
Lambang Koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut:
a. Rantai melambangkan persahabatan yang kokoh.
b. Gigi Roda melambangkan usaha/karya yang terus menerus.
c. Kapas dan Padi melambangkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh Koperasi.
d. Timbangan melambangkan keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.
e. Bintang dalam perisai melambangkan Pancasila sebagai landasan ideal koperasi.
f. Pohon beringin melambangkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh berakar.
g. Tuliasan Koperasi Indonesia melambangkan kepribadian koperasi rakyat Indonesia.
h. Warna merah dan putih melambangkan sifat nasional Indonesia.

SUMBER
http://syadiashare.com/pengertian-sejarah-lambang-gerakan-koperasi.html
http://kopkarisejahtera.wordpress.com/2007/12/30/definisi-koperasi/
http://ksupointer.com/pengertian-koperasi
http://jurnalmasbro.wordpress.com/2011/09/30/softskill-ekonomi-koperasi/
Sumber: Koperasi Teori dan Praktik oleh Arifin Sitio dan Halomoan Tamba